Selasa, 02 Desember 2008

BARCODING

Barcode merupakan suatu metode baru untuk mendata suatu item barang. Dengan barcode, pengguna akan lebih mudah menginput data dibandingkan dengan cara ketik manual.

Pada tahun 1948, ide mengenai barcode muncul pertama kali ketika salah seorang dekan di Institut Teknologi Drexel Philadelphia meminta para mahasiswanya melakukan riset dalam hal mendata informasi produk secara otomatis. Ide pertamanya adalah dengan menggunakan pola tinta yang bisa berkilau di bawah cahaya UV, namun ditemui beberapa kelemahan. Pada tahun 1952, untuk membaca barcode Woodland membuat suatu alat yang sangat besar dan tidak praktis karena membutuhkan 500 watt lampu pijar untuk membaca barcode. Pada tahun 1960an, teknologi laser mulai berkembang dan menjadi pijakan awal ditemukannya alat pembaca barcode modern

Bagian-bagian Barcode



  • Left Hand Guard Bars – Garis-garis ini merupakan patokan awal untuk alat scan.
  • Karakter Nomor Sistem- Digit ini mengidentifikasi tipe dari pemanufaktur atau bagaimana barcode digunakan. Misalnya 0, 6, dan 7 biasanya digunakan dalam industri ritel sedangkan 3 digunakan untuk industri kesehatan dan obat-obatan
  • Number System Bars – Garis-garis ini berhubungan denagn Karakter Nomor Sistem.
  • Nomor ID Manufaktur – Setiap perusahaan harus mendaftar pada Each Universal Product Identification Number dengan Uniform Code Council. UCC memberikan setiap perusahaan 6 digit nomor ID unik untuk digunakan pada semua produknya. Nomor tersebut terdiri dari Karakter Nomor Sistem dan 5 digit kode manufaktur.
  • Garis ID Manufaktur – Garis-garis ini berhubungan dengan Nomor ID Manufaktur
  • Garis Tall Center – Garis-garis ini merupakan titik patokan tengah bagi alat scan.
  • Nomor Item – Tiap perusahan betanggung jawab untuk membuat 5 digit angka yang unik pada tiap produknya.
  • Garis-garis Item – Garis-garis ini berhubungan dengan nomor item.
  • Karakter Cek Modulo – Digit ini didapat dari rumus matematis berdasarkan pada kelompok angka yang unik pada tiap barcode yang membantu memastikan akurasi dari sacn data.
  • Garis Cek Modulo – Garis-garis ini berhubungan dengan Karakter Cek Modulo.
  • Right Hand Guard Bars – Garis-garis ini merupakan titik patokan akhir bagi alat scan.

1 komentar:

infogue mengatakan...

Artikel anda:

http://teknologi.infogue.com/
http://teknologi.infogue.com/barcoding

promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema untuk para netter Indonesia. Salam!